BELAJAR FOTOGRAFI
Jenis Lensa Pada Kamera SLR dan DSLR
Lensa adalah ujung tombak dari pada sebuah kamera, bagus dan tidaknya sebuah gambar hasil pemotretan sangat tergantung dari kualitas sebuah lensa. Ketajaman detail, kontras dan kualitas warna sangat dipengaruhi oleh kualitas lensa. Dalam hal ini lensa adalah faktor yang paling penting dalam menghasilkan kualitas foto. Pada saat ini dengan bermacam-macam jenis kamera, terutama kamera SLR, maka jenis lensapun sangat beragam dan jumlah maupun produsennya sangat banyak. Lensa tidak hanya diproduksi oleh pembuat kamera tapi banyak juga produsen yang khusus hanya memproduksi lensa.
Dinamakan lensa standar karena lensa ini memiliki fokus yang sesuai dengan pandangan mata manusia. Sudut pandang lensa ini sama dengan sudut pandang mata manusia, Jadi tidak menjauhkan obyek maupun mendekatkan obyek. Fokus pada lensa standar adalah 50mm. Disamping kiri adalah lensa Standar 50mm f/1.8.
Hampir semua lensa menghasilkan beberapa bentuk distorsi pada foto, berbeda dengan lensa 50mm yang meminimalkan distorsi dan menghasilkan foto yang hasilnya hampir sama dengan apa yang dilihat oleh mata, lensa 50mm meniru area pandang mata manusia dan akan diterjemahkan ke dalam foto Anda. Inilah alasan mengapa sebagian orang menyebutnya sebalagi disebut “lensa normal". Bila dikombinasikan dengan teknik fotografi yang baik, Anda dapat menghasilkan foto yang seolah-olah nyata dengan aktual saat Anda memotret.
Hampir semua lensa menghasilkan beberapa bentuk distorsi pada foto, berbeda dengan lensa 50mm yang meminimalkan distorsi dan menghasilkan foto yang hasilnya hampir sama dengan apa yang dilihat oleh mata, lensa 50mm meniru area pandang mata manusia dan akan diterjemahkan ke dalam foto Anda. Inilah alasan mengapa sebagian orang menyebutnya sebalagi disebut “lensa normal". Bila dikombinasikan dengan teknik fotografi yang baik, Anda dapat menghasilkan foto yang seolah-olah nyata dengan aktual saat Anda memotret.
Biasa juga disebut dengan Wide Angle Lens, dengan lensa ini kita dapat menangkap obyek lebih banyak. Hal ini dikarenakan sudut lensa ini lebih lebar, sesuai dengan namanya Wide Angle Lens yaitu Lensa Sudut Lebar. Dengan menggunakan lensa ini maka obyek menjadi lebih jauh dan mengecil. Fokus pada lensa ini adalah 17 mm, 20mm, 24mm, 28mm dan 35mm. Gambar disebah kiri adalah Lensa Wide Angle 17-55mm f:2,8.
Atau dinamakan juga Fish Eye Lens. Mengapa dinamakan demikian? karena sesuai dengan bentuk dari lensa ini yang memiliki permukaan yang sangat cembung seperti mata ikan koki yang melotot. Lensa ini sebenarnya dapat dikategorikan sebagai Lensa Sudut Lebar namun karena dia memiliki sudut yang sangat lebar dan memiliki titik fokus yang begitu pendek yaitu 14mm, 15mm atau 16mm dan bentuknya yang melotot seperti mata ikan maka dinamakan Lensa Mata Ikan atau Fish Eye Lens. Gambar diselah kiri adalah Lensa Fish Eye 14mm f/2.8
Nah ini dia lensa yang paling digemari oleh paparazi karena dengan menggunakan lensa ini, fotografer dapat menangkap dan mendekatkan jarak obyek. Dengan menggunakan lensa tele obyek yang jauh dapat terlihat lebih dekat, maka paparazipun dapat tersenyum senang karena berhasil memotret sang artis dari jarak yang jauh tanpa harus mendekatinya dengan resiko babak belur dihajar bodyguardnya, Atau motret singa yang sedang kelaparan dari jarak yang aman. Bayangin aja kalo motret singa dari jarak 2 meter karena hanya menggunakan lensa standar, apa nggak merasa keganggu tuh singa!!. Gambar disebelah kiri adalah Lensa Tele 800mm f/1.8.
Fotografi makro adalah fotografi dengan jarak sangat dekat untuk mendapatkan detail yang tinggi namun tidak memerlukan bantuan alat pembesar optik seperti mikroskop. Fotografi makro biasanya memiliki rasio 1:1 yaitu besar gambar yang dihasilkan sama ukurannya dengan benda aslinya. Sebagai contoh, pada film 35 mm, lensa harus dapat fokus pada area sekecil 24×36 mm, yaitu ukuran gambar pada film.
Lensa macro digunakan untuk memotret benda-benda yang berukuran kecil dan dalam jarak pemotretan yang sangat dekat. Dengan menggunakan lensa ini, kita dapat dapat mengabadikan benda-benda yang berukuran kecil misalnya lalat, lebah, bunga, perhiasan dll.
Lensa macro digunakan untuk memotret benda-benda yang berukuran kecil dan dalam jarak pemotretan yang sangat dekat. Dengan menggunakan lensa ini, kita dapat dapat mengabadikan benda-benda yang berukuran kecil misalnya lalat, lebah, bunga, perhiasan dll.
Saat ini lensa zoom adalah lensa yang sangat populer karena kepraktisannya. Dengan memiliki sebuah lensa zoom itu sama artinya dengan memiliki beberapa buah lensa, karena kemampuan lensa ini yang dapat merubah titik fokusnya. Dengan kelebihan yang dimiliki lensa ini, kita tidak perlu membawa lensa terlalu banyak dan tidak perlu lagi mengganti-ganti jenis lensa apabila hendak hunting foto. Cukup dengan membawa lensa ini saja. Ukuran lensa zoom bervariasi seperti 28-80mm, 35-70, 80-200mm, 70-300mm. Gambar disebelah kiri adalah Lensa Zoom 80-200mm f/2.8.






